Jebakan Borrowed Legitimacy, Ketika Religiositas Kekuasaan Kehilangan Panggung Kredibilitas
Sebuah buku politik tidak pernah sekadar terdiri atas tumpukan kata-kata. Ia adalah produk dari keputusan strategis: siapa yang menggagas, siapa yang dikutip, bagaimana seorang tokoh dibingkai, nilai apa yang dilekatkan kepadanya, dan kepada publik seperti apa narasi tersebut diarahkan. Polemik di sekitar buku Islam Ala Prabowo menarik dibaca bukan sekadar sebagai karya sastra politik